KKN Universitas Hamzanwadi 2026
Eksplorasi Sejarah, Pemetaan Wisata, hingga Penjemputan Donasi Warnai Hari Ke-15 KKN Kembang Kuning
Kembang Kuning, 18 Mei 2026 – Menginjak hari ke-15 atau minggu ketiga masa pengabdian, ruang lingkup program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 di Desa Kembang Kuning semakin meluas dan mendalam. Pada Senin (18/5), para mahasiswa kembali menerapkan sistem pendelegasian tugas secara paralel untuk menyentuh aspek tata kelola administrasi, literasi sejarah, pemetaan pariwisata, hingga aksi sosial keagamaan dalam satu hari yang terpadu.
Guna memaksimalkan efisiensi waktu, sejak pagi hari koordinator KKN membagi anggota ke dalam tiga kelompok kerja (Pokja) dengan misi observasi dan pelayanan yang berbeda. Kelompok pertama ditugaskan untuk melakukan piket harian di Kantor Desa Kembang Kuning. Kehadiran mereka berfokus pada pendampingan perangkat desa dalam mengoperasikan dan memutakhirkan data pada platform Sistem Informasi Desa (SID), memastikan administrasi kependudukan tetap berjalan lancar dan terekam secara digital.
Kelompok kedua mengemban misi literasi budaya. Mereka turun ke lapangan untuk melakukan observasi dan wawancara mendalam terkait sejarah berdirinya Desa Kembang Kuning. Penggalian informasi historis ini sangat penting sebagai bahan penyusunan program kerja yang komprehensif dan sarat akan nilai kearifan lokal.
Kelompok ketiga bergerak melakukan observasi lapangan untuk menginventarisasi seluruh potensi wisata yang ada di kawasan Kembang Kuning. Pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik wisata potensial, menganalisis fasilitas pendukung yang ada, serta merumuskan strategi promosi yang tepat. Hasil observasi ini akan menjadi cetak biru (blueprint) bagi program kerja inovasi pariwisata yang diusung oleh tim KKN.
Setelah merampungkan tugas observasi dan piket administrasi pada pagi hingga siang hari, seluruh personel mahasiswa kembali berkumpul dan bersinergi pada sore harinya. Agenda sore ini merupakan puncak dari rentetan program sosial keagamaan yang telah diinisiasi pada hari-hari sebelumnya.
Mahasiswa KKN kembali terjun membaur ke pemukiman warga secara door-to-door untuk mengambil dan mengumpulkan kembali amplop sumbangan serta donasi beras yang telah disebar sebelumnya.
Antusiasme dan tingkat kedermawanan warga Desa Kembang Kuning patut diapresiasi. Sambutan hangat mengiringi setiap langkah mahasiswa saat menjemput amanah donasi tersebut. Seluruh hasil penggalangan dana dan logistik ini akan segera diserahterimakan kepada pihak panitia atau pengurus masjid setempat, guna mempercepat progres pembangunan dan memakmurkan kegiatan ibadah di desa.
Melalui keseimbangan antara kerja intelektual di pagi hari dan kerja sosial di sore hari, mahasiswa KKN terus membuktikan dedikasi mereka dalam membawa dampak positif yang menyeluruh bagi masyarakat.