KKN Universitas Hamzanwadi 2026
Tanggap Bencana dan Pemantapan Proker: Mahasiswa KKN Bersama Perangkat Desa Bersihkan Jembatan Pasca-Longsor dan Sambut Kunjungan DPL
Kembang Kuning, 19 Mei 2026 – Memasuki paruh kedua masa pengabdian, tepatnya pada hari ke-16, Selasa (19/5), dinamika kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kembang Kuning menunjukkan keseimbangan antara aksi tanggap lingkungan dan pemantapan target akademis. Hari ini diisi dengan kegiatan fisik membersihkan infrastruktur desa pada pagi hari, yang disusul dengan agenda evaluasi strategis bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada sore harinya.
Cuaca pagi di Desa Kembang Kuning diiringi dengan semangat gotong royong dari para mahasiswa KKN dan warga Desa. Merespons kejadian tanah longsor yang sempat melanda beberapa waktu sebelumnya, tim KKN menginisiasi gerakan pembersihan material longsor yang menutupi area jembatan desa.
Jembatan ini merupakan urat nadi penghubung yang sangat vital bagi mobilitas warga sehari-hari, baik untuk jalur pertanian maupun akses ekonomi. Dengan berbekal peralatan kebersihan seperti cangkul, sekop, dan sapu lidi, para mahasiswa bahu-membahu menyingkirkan sisa-sisa tanah, bebatuan, dan ranting pohon yang mengganggu fungsi jembatan.
Keterlibatan langsung dalam aksi tanggap pasca-bencana ini membuktikan kepekaan sosial mahasiswa KKN terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pembersihan ini tidak hanya mengembalikan estetika dan fungsi infrastruktur desa, tetapi juga meminimalisir risiko kecelakaan bagi warga yang melintas.
Setelah menguras keringat di pagi hari, fokus mahasiswa beralih pada agenda manajerial dan akademis di sore hari. Posko KKN Kelompok 6 kedatangan tamu penting, yakni Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang hadir secara langsung untuk meninjau kondisi mahasiswa sekaligus memantau progres pengabdian.
Pertemuan ini diisi dengan forum Focus Group Discussion (FGD) yang membahas evaluasi kegiatan yang telah berjalan selama 15 hari terakhir. Diskusi difokuskan pada tindak lanjut Program Kerja (Proker) utama, menyelaraskan hasil observasi lapangan (seperti pemetaan wisata dan sejarah desa sebelumnya) dengan rancangan eksekusi proker agar lebih realistis, terukur, dan berdampak panjang.
Dalam arahannya, DPL memberikan masukan konstruktif, mengevaluasi kendala teknis di lapangan, serta memotivasi mahasiswa untuk terus menjaga kekompakan dan sinergi dengan aparatur desa. Kunjungan ini memberikan energi baru dan arah yang lebih tajam bagi mahasiswa KKN untuk merampungkan sisa masa pengabdian dengan hasil yang optimal.